Ed first help.com informasi Hasil Quick Count Buktikan Jokowi Menang Mutlak Pilpres 2019

Hasil Quick Count Buktikan Jokowi Menang Mutlak Pilpres 2019



Jokowi menang mutlak Pemilu Presiden 2019 berdasarkan quick count atau hasil hitung cepat lembaga survei. Sembilan lembaga survei telah memberikan data secara terang-terangan bahwa suara Jokowi-Ma’ruf menunjukkan angka yang hampir sempurna, yaitu diatas 50 persen. Artinya pasangan nomor 01 itu unggul atas suara Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Meskipun suara yang masuk kepada lembaga survei belum 100 persen, namun sudah dipastikan Jokowi-Ma’ruf terpilih sebagai presiden dan wakil presiden 5 tahun ke depan. Bisa dikatakan demikian karena sisa sampel suara yang belum terhitung tidak akan merubah angka kemenangan Jokowi secara signifikan. Untuk membuktikannya, di bawah ini akan diuraikan perhitungan lembaga survei tersebut.

Jokowi Menang Mutlak

Sesuai dengan perhitungan beberapa lembaga survei bahwa Jokowi menang mutlak pilpres 2019. Perhitungan tersebut dilakukan pada 18 ribu TPS yang tersebar di seluruh penjuru Indonesia. Maka, sudah dipastikan tidak akan ada kekeliruan. Hal ini diperkuat dengan jumlah suara yang masuk pada lembaga survei berada di atas 95 persen.

Lembaga survei yang melakukan quick count juga tentunya bukan lembaga abal-abal. Sudah beberapa kali lembaga-lembaga ini melakukan perhitungan hasil cepat dengan akurat. Sebagai contoh ketika pemilihan Gubernur DKI Jakarta tahun lalu, lembaga-lembaga ini menunjukkan kalau Anies-Sandi yang menang. Termasuk ketika pemilihan presiden empat tahun lalu yang menyatakan Jokowi-JK yang menang.

Agar perhitungan pilpres 2019 bisa dipertanggung jawabkan, berikut akan dibahas lembaga mana saja yang melakukan quick count.

  • Litbang Kompas

Data suara yang masuk kepada litbang kompas yaitu 97 persen, dengan perolehan suara Jokowi-Ma’ruf 54,52 persen dan Prabowo-Sandi 45,48 persen. Kompas sendiri merupakan media besar yang netral, sehingga tidak akan ada keraguan dengan hasil perhitungan ini.

  • Indo Barometer

Lembaga survei Indo Barometer sangat dikenal dengan akurasinya dalam perhitungan suara pemilu. Hal tersebut sudah dibuktikan dengan terpilihnya Anies-Sandi sebagai gubernur, Jokowi-Jk sebagai presiden, dan Ridwan Kamil-Uu sebagai gubernur. Untuk perhitungan pilpres kali ini data yang masuk pada Indo Barometer adalah 99,67 persen, angka yang nyaris sempurna. Dengan perolehan suara Jokowi-Ma’ruf sebesar 54,32 persen dan Prabowo-Sandi 45,48 persen.

  • Charta Politika

Selain Indo Barometer, lembaga survei Charta Politika juga selalu memberikan data yang akurat. Bisa kita lihat dari perhitungan pilpres 2019, perolehan suara yang didapatkan Jokowi-Ma’ruf yaitu 54,32 persen. Angka ini sama dengan dua lembaga survei di atas, kalau pun ada perbedaan hanya dari komanya saja. Sedangkan perolehan angka yang didapatkan Prabowo-Sandi ialah 45,68 persen. Data kemenangan ini diambil dari masuknya suara yang mencapai 98,6 persen.

  • Poltracking Indonesia

Selain tiga lembaga survei di atas, pembuktian Jokowi menang mutlak bisa dilihat dari data yang masuk pada Poltracking Indonesia. Data yang masuk yaitu 99,3 persen dengan perolehan suara Jokowi-Ma’ruf 54,87 persen dan Prabowo-Sandi 45,13 persen.

  • Indikator Politik Indonesia

Sudah lima lembaga survei yang menyatakan Jokowi menang dalam pilpres kali ini. Meskipun angka yang diperlihatkan merupakan hasil hitung cepat, tapi secara keseluruhan semuanya menunjukkan kesamaan angka. Tak terkecuali hasil quick count dari Indikator Politik Indonesia. Dari 95,7 persen data yang masuk, Jokowi mendapat perolehan suara sebanyak 53,91 persen sedangkan Prabowo-Sandi 46,09 persen.

Itulah hasil quick count atau hitung cepat yang membuktikan bahwa Jokowi menang mutlak pada pilpres 2019. Sebenarnya bukan hanya lima lembaga survei yang memberikan data-data tersebut, masih terdapat beberapa lembaga lagi yang menunujukkan data yang hampir sama.

Dengan demikian, dengan banyaknya lembaga survei yang menyatakan Jokowi menang, maka bisa dikatakan Jokowi-Ma’ruf sudah mengantongi kesempatan menjadi presiden dan wakil presiden. Tentunya hal ini diperkuat dengan perhitungan data suara yang akurat serta faktual.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *